DANA BLT CAIR JELANG HARI RAYA, KADES KELARIK PESAN PRIORITASKAN KEBUTUHAN POKOK

Bagikan:

(KIM Banana Island) – Ditengah hiruk pikuk Penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Natuna, sesuai perintah Presiden melalui Kementerian desa semua desa diwajibkan melakukan perubahan ABPDesa, diantaranya ialah perubahan prioritas penggunaan Dana Desa yang diperuntukkan Masyarakat yang terdampak oleh pandemi Covid-19, seperti yang dilakukan oleh salah satu desa yang berada di Kecamatan Bunguran Utara yaitu Desa Kelarik, sesuai peraturan, beberapa langkah sudah dilewati diantaranya memverifikasi nama-nama penerima dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara teliti melalui beberapa tahapan dengan menggunakan kriteria yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Kades Kelarik Syamsul Bahri menyerahkan BLD Dana Desa secara simbolis kepada KPM

Pencairan Dana Desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), pada Jum’at pagi 15 Mei 2020 sudah disalurkan oleh Kepala Desa Kelarik Secara Langsung kepada 103 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Gedung pertemuan desa, pencairan penerima BLT dipanggil satu persatu menerima uang tunai sebesar Rp. 600.000 untuk pencairan bulan April. Sedangkan pencairan untuk Mei dan Juni akan diinformasikan lebih lanjut.

SYAMSUL BAHRI Selaku Kepala Desa Kelarik, mengungkapkan, ” jumlah Dana Desa yang dialokasikan untuk BLT kepada 103 KPM sebesar Rp 185 juta selama tiga bulan secara bertahap, atau -+30 persen sesuai Permendesa Nomor 11 Tahun 2020 dari total dana desa yang diterima tahun 2020. “Untuk proses verifikasi lapangan, kami libatkan perangkat desa, RT, RW, termasuk juga Tokoh Masyarakat,” katanya.Jum’at, (15/05).

Selanjutnya, verifikasi lapangan tersebut dilaksanakan secara ketat dengan menggunakan kriteria yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Nama-nama calon penerima juga dibahas berjenjang mulai dari tingkat dusun sampai dengan proses Musyawarah Desa (Musdes) dengan melibatkan semua tokoh masyarakat. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir permasalahan yang mungkin timbul dalam penyaluran BLT ini. “Kami yakin pencairan ini sangat transparan dan tepat sasaran. Walaupun ada beberapa protes dari masyarakat, itu karena kurangnya pemahaman masyarakat. Sebagian masyarakat mengira seluruhnya mendapatkan BLT dari dana desa, padahal itu diluar penerima PKH dan bantuan sosial pemerintah lainnya. Setelah kami berikan pemahaman, masyarakat bisa menerima dan memahami, harapan kami dana BLT yang diterima masyarakat bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras dan lainnya” terang Kades Kelarik.

Pada acara tersebut Sekretaris Camat Bunguran Utara juga turut hadir serta memberikan sambutannya di lokasi penyerahan BLT dan memberikan apresiasi atas gerak cepat yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kelarik bersama unsur lainnya di desa, karena menjadi desa tercepat kedua di Kecamatan Bunguran Utara yang mencairkan BLT dari Dana Desa. Sekretaris Camat Taufik Hidayat menyampaikan, “saat ini hampir semua desa di Kecamatan Bunguran Utara sudah melakukan verifikasi lapangan untuk menilai kelayakan keluarga penerima BLT. Selain itu, sejumlah desa juga tengah menyiapkan dokumen administrasi yang diperlukan untuk melengkapi pencairan BLT”.

“Taufik juga menyampaikan Harapannya kepada masyarakat penerima manfaat, dana ini agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi prioritas kebutuhan pokok dan menunjang perekonomian keluarga, sehingga pada masa wabah Covid-19 masyarakat bisa membatasi kegiatan diluar rumah”.

Bagikan: