DIRGAHAYU KABUPATEN NATUNA KE-18 "Kerja Bersama Membangun Natuna yang Sejahtera"

Tujuan dan Sasaran

TUJUAN DAN SASARAN DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA

Tujuan merupakan penjabaran atau implmentasi dari pernyataan misi, yang diharapkan dapat menggambarkan hasil akhir yang akan dicapai dalam jangka waktu 5 tahun, maka untuk mencapai misi dalam rangka merealisasi visi yang telah ditetapkan. Tujuannya telah mempertimbangkan sumber daya dan kemampuan yang dimiliki. Tingkat pencapaian tujuan merupakan indikator untuk melihat keberhasilan OPD dalam melaksanakan pembangunan.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa telah merumuskan Tujuan dan Sasaran Strategis yang merupakan bagian integral dalam proses Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tahun 2016-2021.

Tujuan dan Sasaran Strategis dikaitkan dengan Misi yang hendak dicapai Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sebagai berikut :

  1. Meningkatkan Akuntabilitas Kinerja
  2. Terwujudnya Kemandirian Masyarakat

Sasaran adalah penjabaran tujuan secara terukur, yaitu suatu yang akan dicapai/dihasilkan secara nyata oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam jangka waktu tahunan, sampai lima tahun mendatang.

Perumusan sasaran harus dimiliki criteria “ SMART”. Aanalisis SMART digunakan untuk menjabarkan isu yang telah dipilih menjadi sasaran yang lebih jelas dan tegas. Analisis juga memberikan pembobotan criteria, yaitu khusus (Spesifik), terukur (measureable), dapat dicapai (Attainable), nyata (realistic) dan tepat waktu (Time Bound)

Sasaran didalam rencana strategis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Natuna Tahun 2016-2021 adalah:

  1. Meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan dalam menjalankan tupoksinya dan meningkatnya kemampuan, keterampilan aparatur dalam pemberdayaan masyarakat;
  2. Terwujudnya peningkatan keterampilan pelaku usaha mikro kecil menengah dipedesaan;
  3. Tercapainya jumlah lembaga keuangan mikro pedesaan/ UED-SP/ Badan Usaha milik desa yang berfungsi dan mandiri serta sarana dan prasarana yang memadai;
  4. Tercapainya pengelolaan SDA dan pendayagunaan Teknologi Tepat Guna
  5. Terwujudnya partisipasi Masyarakat dalam pembangunan
  6. Peningakatnan keberdayan dan kemandirian masyarakat
  7. Tercapainya pemberdayaan masayarakat dan pemerintahan.