Selamat Datang di Website Dinas Pemberdayaan Masyarakatan dan Desa Kabupaten Natuna

Juli 2018, Program PKTD Serap 3.700 Tenaga Kerja

RANAI — Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD) Kabupaten Natuna, anggaran dana desa (DD) tahun 2018 sebesar Rp  54.514 miliar dan sebesar Rp 47.580 miliar di alokasikan untuk kegiatan – kegiatan program padat karya tunai desa (PKTD) atau sebesar 80 persen.

Kepala Dinas DPMD melalui Kepala Bidang Pemerintah Desa (Pemdes), M. Fadhli mengatakan, dari anggaran PKTD tersebut, terdapat anggaran upah kerja atau harian orang kerja (HOK) padat karya tunai sebesar Rp 17.122 miliar.

” Kegiatan PKTD yang dimulai pada awal tahun sampai Juli 2018 telah melibatkan 3.700 pekerja, 70 persen laki-laki dan 30 persen perempuan dengan upah yang sudah tersalurkan 2.6 miliar, ucap Fadhli diruang kerjanya, Senin, 30 Juli 2018.

Menurut Fadhli, dari 70 desa yang berada di Kabupaten Natuna, baru 10 desa diawal kita siapkan kegiatan PKTD. Ini di karenakan desa-desa belum mempersiapkan mekanisme dan perubahan anggaran pendapatan belanja desa (APBDes).

Fadhli menyebut, terdapat 4 sasaran dalam kegiatan PKTD diantaranya miskin pengangguran, setangah pengangguran dan setengah stunting (orang tua) .

Sementara itu, Fadhli menerangkan, untuk jumlah kegiatan dana desa di bidang pembangunan sebanyak 286 kegiatan yang terdiri 154 kegiatan dengan HOK diatas 30 persen dan 132 kegiatan dengan HOK dibawah 30 persen.

Dari 154 kegiatan PKTD, sebanyak 29 kegiatan telah selesai 100 persen, dan 63 kegiatan sedang dalam pengerjaan (In Progres) serta 62 kegiatan belum dikerjakan karena menunggu DD tahap tiga.

Selain itu, Fadhli menyebut, penyaluran DD tahap satu dan dua telah tersalurkan seluruhnya ke 70 pemerintah desa sebesar Rp 32.708.876.400 atau 60 persen dan sekarang desa sekarang sedang dalam proses melengkapi persyaratan penyaluran tahap tiga.

Fadhli berharap, kegiatan PKTD dapat berjalan sesuai ketentuan dan 4 sasaran dapat terpenuhi dan menikmati sekaligus mengurangi angka kemiskinan, angka stunting serta meningkatkan daya beli masyarakat. (Admin)