Selamat Datang di Website Dinas Pemberdayaan Masyarakatan dan Desa Kabupaten Natuna

Kadis PMD Berharap Program PKT Dapat Menggerakkan Roda Ekonomi Masyarakat

RANAI — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Natuna, Indra Joni, S.Sos, mengatakan upaya mempercepat pemecahan kemiskinan, Presiden melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk melaksanakan program Padat Karya Tunai (PKT) di Desa. Diprioritaskan 1.000 desa dan 100 Kabupaten/Kota, termasuk Natuna.

“Program tersebut bukan kita yang mengusulkan, mengarahkan, dan menetapkan tetapi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), sesuai instruksi Presiden Jokowi. “Hal ini dikatakan Indra saat di wawancarai diruang kerjanya, Rabu, 28 Maret 2018.

Indra menyebut, Desa yang masuk dalam program PKT diantaranya, Desa Mekar Jaya, Batubi Jaya, Gunung Putri, Pian Tengah, Selaut, Sungai Ulu, Batu Gajah, Kelarik Utara, Serantas, dan Setumuk. Desa-desa diluar itu sama juga program infrastruktur seperti PKT.

“PKT ini bagian dari penyelenggaraan kegiatan yang ada di desa yang bersumber dari Dana Desa. PKT di desa ini salah satunya merupakan arahan dan perintah Bapak Presiden kepada seluruh desa supaya menggunakan 30% dari total Dana Desa itu untuk membayar upah pekerja yang dibayar secara harian atau paling lama mingguan, jelas Indra. ”

Indra menegaskan, program PKT dapat menggerakan roda ekonomi yang ada di masyarakat, karena PKT memanfaatkan tenaga kerja asli desa yang bersangkutan. “Selain itu, material yang digunakan dalam PKT juga harus dari desa itu. Sehingga anggaran pemerintah ini bisa berputar di desa,” tegasnya.

Indra berharap dana desa yang dilaksanakan secara padat karya tersebut dapat meningkatkan konsumsi dan daya beli masyarakat. Dengan begitu, perputaran ekonomi di desa akan semakin meningkat.

“Padat karya tunai kita harapkan satu, daya beli masyarakat meningkat. Diharapkan konsumsi dan daya beli juga naik. Targetnya ke sana,” tutupnya.(admin)