DIRGAHAYU KABUPATEN NATUNA KE-18 "Kerja Bersama Membangun Natuna yang Sejahtera"

Dengan Forum Group Discusion, Tingkatkan Perekonomian dan Ciptakan Peluang Usaha

SERASAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Natuna melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Irlizar,S.Sos, mengatakan penataan kelembagaan UPK dan BKAD sesuai dengan Undang-Undang Desa dapat dibentuk menjadi BUMDes Bersama. Hal ini dikatakan Irlizar pada Forum Group Discusion (FGD) Se-Kecamatan Serasan dan Serasan Timur, bertempat di ruang Rapat Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kamis, 02 November 2017.
Dalam FGD, diharapkan adanya persamaan persepsi antara Pihak Kabupaten dalam hal ini Dinas PMD, Pihak Kecamatan, Kepala Desa, BKAD (Badan Kerja Sama Antar Desa) dan Pengurus UPK (Unit Pengelola Kegiatan) dalam hal keberlanjutan kegiatan UPK kedepan. diharapkan UPK dan BKAD dapat menjadi cikal bakal BUMDes Bersama.
Regulasi tentang BUMDes Bersama ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor : 6 Tahun 2016 tentang Desa pada pasal 92 ayat 6 tentang Badan Kerjasama Antar Desa dapat membentuk BUMDes Bersama.
BUMDes Bersama atas dasar potensi yang terdapat di 2 (Dua) Desa atau lebih yang menjangkau ruang lingkup sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dengan menciptakan peluang usaha.
Irlizar berharap agar masyarakat dapat bertukar fikiran, menambah wawasan ilmu dan dapat membuat peluang usaha dengan BUMDes Bersama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Sekretaris Kecamatan Serasan Khairillah yang mewakili Camat Serasan mengatakan untuk kecamatan Serasan dan Serasan Timur BUMDes rata-rata sudah terbentuk. Namun agar keberadaan UPK dan BKAD semakin jelas maka dibentuk focus group discusion mengenai BUMDes Bersama.
Khairillah berharap dengan dibentuknya BUMDes Bersama Program Pemerintah dan Usaha Masyarakat dapat lebih maju dan proaktif dengan sentral perekonomian masyarakat yang berkembang.
Bumdesa Bersama diharapkan dapat mengakomodir adanya pengembangan kawasan ekonomi pedesaan melalui identifikasi atau menemukenali produk unggulan kawasan pedesaan. Bumdesa Bersama dengan unit usaha awal merupakan unit pengelola simpan pinjam perempuan dapat terus mengembangkan kegiatan unit usha lainnya.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Seksi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat, Suryati Widyastuti,SP, Tenaga Ahli Pengembangan Usaha Ekonomi Desa Adi Candra, staf Dinas PMD, BKAD Kecamatan Serasan dan Serasan Timur, UPK Kecamatan Serasan dan Serasan Timur, Seluruh Kades di Kecamatan Serasan dan Serasan Timur. (P2M)